BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk Senin, 1 Juni 2026. Dinamika atmosfer awal bulan Juni ini diwarnai dengan kehadiran Siklon Tropis Jangmi di utara Indonesia serta dua sirkulasi siklonik aktif yang memicu pembentukan sabuk konvergensi luas.
Berikut Prakiraan Cuaca Senin, 1 Juni 2026
Pulau Sumatra
- Asap/Kabut: Padang
- Udara Kabur: Bengkulu
- Berawan/Berawan Tebal: Pekanbaru, Jambi, Pangkalpinang, Palembang, Bandar Lampung
- Hujan Ringan: Banda Aceh, Medan, Tanjung Pinang
Pulau Jawa
- Berawan: Semarang, Yogyakarta, Surabaya
- Hujan Ringan: Jakarta
- Hujan Sedang: Serang, Bandung
Pulau Bali dan Nusa Tenggara
- Cerah Berawan/Berawan: Denpasar, Mataram, Kupang
Pulau Kalimantan
- Berawan: Pontianak
- Hujan Ringan: Palangkaraya, Samarinda, Tanjung Selor
- Hujan Petir: Banjarmasin
Pulau Sulawesi
- Cerah Berawan/Berawan: Makassar, Kendari
- Hujan Ringan: Mamuju, Palu, Gorontalo, Manado
Wilayah Timur Indonesia
- Hujan Ringan: Sorong, Manokwari, Jayapura, Jayawijaya, Merauke
- Hujan Sedang: Ambon
- Hujan Petir: Ternate, Nabire
Analisis Dinamika Atmosfer
Berdasarkan pemantauan terkini, Siklon Tropis Jangmi terpantau aktif di Laut Filipina (sebelah timur laut Filipina) dengan kecepatan angin maksimum mencapai 65 knot dan tekanan udara minimum 975 hPa.
Sistem ini bergerak ke arah barat laut hingga utara, dan dalam 48 hingga 72 jam ke depan diprediksi akan terus meningkat kekuatannya secara persisten ke kategori 2 hingga 3.
Siklon ini menginduksi terbentuknya daerah konfluensi serta konvergensi yang membentang dari perairan timur Filipina hingga Samudra Pasifik utara Maluku Utara dan utara Papua.
Di saat yang bersamaan, dua sirkulasi siklonik terpantau terbentuk di Laut Cina Selatan serta di Samudra Pasifik timur laut Papua Nugini.
Kedua sistem ini membentuk jalur konvergensi memanjang dari Laut Natuna Utara hingga Laut Cina Selatan.
Jalur konvergensi sekunder lainnya juga diprakirakan terbentuk di:
- Sumatera Utara
- Jambi
- Kalimantan Barat
- Kalimantan Tengah
- Kalimantan Selatan
- Kalimantan Utara
- Sulawesi Tenggara
- Sulawesi Tengah
- Maluku Utara
Kondisi labilitas ini memicu pertumbuhan awan hujan konvektif yang masif di sepanjang daerah perlambatan angin tersebut.
Peringatan Dini & Kesiapsiagaan
Kombinasi fenomena atmosfer ini memicu potensi cuaca yang cukup signifikan di beberapa titik. BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di wilayah:
- Jawa Barat
- Maluku Utara
- Maluku
- Papua Tengah
Masyarakat di wilayah tersebut diminta untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir kilat, angin kencang, dan tanah longsor.
Pastikan untuk selalu memperbarui informasi cuaca terkini melalui website resmi www.bmkg.go.id atau via akun media sosial resmi kami di @infobmkg.
Sumber: BMKG