BORNEO FC Samarinda sukses mengamankan poin penuh saat bertandang ke markas Madura United dalam lanjutan kompetisi Super League. Bertanding di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, tim berjuluk Pesut Etam tersebut menyudahi perlawanan tuan rumah dengan skor meyakinkan 3-1 pada Minggu (5/4/2026) malam WIB.
Kemenangan Borneo FC tidak lepas dari performa impresif lini depan mereka, terutama Koldo Obieta yang berhasil mencetak brace. Sementara itu, Madura United sempat mendapatkan harapan melalui gol penyama kedudukan, namun gagal membendung agresivitas tim tamu hingga peluit panjang dibunyikan.
Jalannya Pertandingan
Laga baru berjalan tiga menit, Borneo FC langsung mengejutkan publik tuan rumah. Koldo Obieta berhasil mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan celah di pertahanan Laskar Sape Kerrab. Skor 1-0 untuk keunggulan tim tamu bertahan cukup lama.
Madura United baru bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-42. Gol tersebut lahir dari situasi yang kurang beruntung bagi tim tamu, saat Christophe Nduwarugira melakukan gol bunuh diri yang membuat skor menjadi imbang 1-1 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Borneo FC kembali meningkatkan intensitas serangan. Pada menit ke-61, Koldo Obieta kembali menunjukkan ketajamannya dengan mencetak gol kedua, membawa Borneo FC kembali memimpin 2-1. Di penghujung laga, tepatnya pada menit ke-90+6, Mariano Peralta Bauer mengunci kemenangan Pesut Etam menjadi 3-1 lewat skema serangan balik cepat.
Statistik Kunci Pertandingan
| Detail Pertandingan | Keterangan |
|---|---|
| Skor Akhir | Madura United 1 – 3 Borneo FC |
| Pencetak Gol Madura United | Christophe Nduwarugira (OG 42′) |
| Pencetak Gol Borneo FC | Koldo Obieta (3′, 61′), Mariano Peralta Bauer (90+6′) |
| Stadion | Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan |
| Kompetisi | Super League |
Kemenangan ini memperkokoh posisi Borneo FC di papan atas klasemen. Efektivitas penyelesaian akhir menjadi pembeda utama dalam laga ini, di mana Koldo Obieta mampu memaksimalkan peluang yang didapat, sementara Madura United tampak kesulitan menembus pertahanan rapat yang digalang barisan belakang Pesut Etam.
Hasil ini membuat Boreno FC kokoh di peringkat kedua klasemen Super League dengan raihan 57 poin dari 26 laga, terpaut empat poin dari pemuncak klasemen Persib Bandung.
Adapun Madura United masih berada di zona degradasi, di peringkat 16, dengan raihan 20 poin dari 26 laga, terpaut satu poin dari zona aman. (Ant/Z-1)